Teks Berjalan

Get Gifs at CodemySpace.com Get Gifs at CodemySpace.com

Sabtu, 26 Oktober 2013

Dont stop

Jangan pernah berhenti
Berhenti untuk berharap
Salah besar jika kamu berhenti berharap
Walaupun awalnya kamu menganggap itu tidak akan terjadi
Sama halnya dengan ku waktu itu
Tapi ternyata dengan usaha dan doa serta sebuah harapan
Aku bisa mencapainya
Untuk apa aku berharap vila aku tidak berusaha untuk mencapainya?
Tenanglah, semua pasti bisa.
Aku yakin
Perjuangkankah harapanmu, kawan.

Senin, 07 Oktober 2013

Change

Harapan besar kini telah berubah menjadi harapan kecil
Penantian pun berubah menjadi sebuah penyesalan
Tapi hanya hati ini yang tidak pernah berubah

Hai kamu! Kenapa sih kamu tidak pernah mengerti perasaanku
Aku menyukaimu! Tapi aku tahu dari awal kamu memang tidak menganggapku spesialkan?
Aku tau. I'm just a weak girl.
Tapi aku igin sekali berharap untuk memilikimu.
Tapi apa boleh buat, hanya pihakku saja yang ingin itu. Mungkin

Aku tidak pernah tahu apa perasaanmu padaku
Setiap aku berdoa pada yang maha kuasa
Aku selalu membawa namamu
Aku ingin diberi petunjuk apakah kau menyukaiku atau tidak

Awalnya aku kira pertanyaan itu akan terjawab lama. Tapi sebenarnya memang sudah terjawab
Dari semua tingkah lakumu. Ya... Tidak.
Kamu tidak pernah menaruh hati padaku
Aku saja yang terlalu pede menyukaimu

Sekarang semua sudah jelas
Aku menyerah
Aku lelah tidak diperhatikan
Aku lelah mengejar sesuatu yang tidak bisa kudapatkan
Mungkin dugaanku bisa saja salah
Tapi saat ini aku sangat yakin

Maaf
Aku memang bodoh
Tidak menyadari bahwa kamu tidak menginginkanku
Aku hanyalah teman biasa
Kamu memang tidak tega melihat perempuan kesusahan
Tapi aku harap kamu tahu
Apabila kamu perlakukan perempuan seperti itu
Jelas perempuan itu akan menyukai mu
Sikapmu itu sangatlah diinginkan semua wanita
Termasuk aku
Aku inikan perempuan

Yaa...
Setelah aku menulis ini
Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih telah membuatku bahagia akhirakhir ini
Dan menbuatku melupakan segala kesedihanku dulu
Terimakasih juga telah menjadi laki laki idamanku tanpa seizinmu
Kini aku akan coba untuk pergi
Dari kehidupanmu
Mungkin memang
Aku tidak pernah ada untuk kamu
Sampai bertemu lagi... My dream prince

Sabtu, 05 Oktober 2013

HOPE

Berharap itu boleh kok, tidak asa yang melarangnya. 
Kalian pasti bilang untuk tidak berharap terhadap sesuatu yang tidak bisa didapatkan. Hmm, bukannya nothing is impossible ya ? 
Ya, tidak ada yang tidak mungkin di muka bumi ini. 
Selama bumi masih mengitari matahari dan berotasi, kita boleh berharap.
Akupun begitu, aku berharap untuk memiliki dia. 
Jangan tanya siapa dia, karena saat ini aku tidak mau ada yang tahu orang yang kusuka, dan kalau kalian tahu pasti kaget. 
Aku berharap pada setitik cahaya yang datang menghampiriku. Ah tidak, terlalu puitis.
Maksudku aku berharap pada sesosok lakilaki yang bertanggung jawab itu, dia memberikan perhatian yang membuatku tidak dapat melupakannya.
Tawanya, senyumnya, candanya, serta katakatanya. Hatiku ini seakan sudah ditusuk oleh panah darinya. Hmm, andai saja.
Andai saja kamu memang memberiku perhatian khusus, bukan perhatian yang kamu berikan juga kepada orang lain. Jadi aku bisa langsung tahu bahwa kamu menyukai ku juga.
Tapi itu hanya sebuah harapan, aku rasa kamu memang sangat perhatian kepada semua perempuan. Aku tidak tahu, aku baru mengenalmu lebih jauh hanya 1 hari saja.
Aku mencoba untuk mengenalmu lebih lama, seperti menghubungimu. Tapi selalu saja, percakapan itu berakhir dengan begitu cepat. 
Aku ingin sekali menghubungimu duluan, tapi... Aku inikan perempuan! Memang sudah ada emansipasi wanita. Tapi, gengsiku masih terlalu besar. Aku tidak mau kalau ternyata kamu memang menganggapku hanya sebagai teman.
Ah, ngawur saja. Aku inikan sudah berjanji untuk tidak berpacaran selama kelas 9. Mungkin ini adalah sebuah tantangan. Aku harus bisa melewatinya ! 
Mungkin ini hanyalah cinta sekelibat, kalau memang dia mencintaiku pasti mau menungguku. 
Hey, sudahlah. Harapan ini hanyalah harapan kosong. Bukan karena impossible tapi karena aku putus asa. Aku tidak tahu apa yang harus diperbuat. 
Munkin apabila dia menghubungiku duluan, aku akan berubah pikiran dan terus mencintainya. Tapi kalau tidak... Aku akan menganggapnya hanya sebagai cinta sekelebat. Yang bentar lagi juga hilang.
Ya allah, tunjukilah apa yang harus aku lakukan? Dan apakah dia lakilaki yang tepat untuk hambamu ini? Aku memang masih kecil tapi aku mencintainya, karena aku mencintai allah SWT. Aku hanya bisa berserah kepada-Mu. Apa yang dikehendaki pasti itu yang terbaik.

Today!

SENANG SEKALI RASANYA !

haaaahh... setelah sekian lama aku masih terbayang sosok dirinya. kini aku dapat melepaskannya. karena aku merasa aku telah menemukan sosok yang baru. walaupun aku tidak tahu apakah dia suka denganku juga atau tidak pluss aku tidak mau berpacaran dulu. tapi aku mau berbagi cerita dulu deh kepada kalian ;)

hmm, gimana sih rasanya saat ada laki-laki yang memperhatikanmu?
contohnya saat kamu sedang keberatan membawa barang, dia menolongmu dan membawakan barang itu. lalu saat kamu sedang mengantuk, dia rela meminjamkan bahunya untuk kau jadikan bantal. memang, itu belum sebuah perhatian khusus.
tapi perempuan mana sih yang ga kesemsem kalau digituiin? hehe.
yaa, akusih hanya bisa bermimpi untuk menjadi perempuan yang dia sukai. siapa tahu, dia memperhatikan perempuan lain sama seperti diriku. sama saja tidak ada spesialnya.

aku lebih suka laki-laki yang lebih banyak bertindak daripada gombalan palsu. lebih gentle.
dan aku telah menemukan sosok itu, yaitu kamu :)

Lembaran Baru

Hai,  catatan kehidupanku. apa kabar?
sepertinya aku sudah lama tidak membuka dirimu lagi. apakah kamu tau kisah cintaku yang sekarang?
masih dibilang belum ada kemajuan.
jujur saja, bukannya aku membencimu. aku hanya takut terbayang lagi dengan masa laluku yang begitu indah tapi juga menyayat. kamu sendiri tahukan bagaimana akhir ceritaku?

mungkin sebelum hari ini aku masih menyayangi dia. sosok yang telah lama hilang dari hidupku.
mungkin kamu akan bertanya kenapa aku tidak bisa melupakan orang itu secepat aku melupakan mantanku yang lebih dahulu hidup dihatiku?
jawabannya sangat sederhana, nyaman. ya, aku sangat nyaman dengannya. fisiknya memang tidak terlalu tampan, tapi aku sangat suka dengan sikapnya. tidak cuek ataupun terlalu over. tidak jauh dari type orang yang kusuka. tapi sayang, hanya bertahan 3 bulan. itu pun karena kesalahanku, bukan kesalahannya. saat itu aku masih terlalu emosi untuk menerima keluhan kecil darinya, ya memang aku terlalu sibuk dengan kegiatanku. jadi wajar saja kalau dia mengeluh tentang tidak ada waktu yang kuluangkan untuk dia. otakku sangat penat, lelah, dan... AH ! aku tidak tahu. yang kupikirkan saat itu hanyalah diriku sendiri. hingga saat dia mengeluhkan sesuatu, jawabanku sangatlah sadis ! aku memutuskannya !
awalnya aku bahagia, lega, dan senang. karena aku bisa terlepas dari beban pacaran, lebih banyak waktu sendiri, dengan teman, keluarga, dan juga belajar. tapi lama-kelamaan, hatiku ini terasa hampa. aku merasa sangat rindu dengan sosok dewasanya, tidak terasa aku malah memberi sebuah harapan untuk laki-laki lain yaitu sahabatku sendiri. padahal hatiku ini masih untuk dia.
suatu saat, aku mendengar kabar bahwa dia telah menemukan yang baru, karena keegoisanku, kegengsianku... segera aku menerima tawaran sahabatku untuk berpacaran. padahal aku sama sekali tidak mencintainya. sadis bukan?
aku sayang dengan sahabatku itu, tapi hanya sebatas sahabat. mungkin dapat dibilang dia hanyalah pelampiasan. sungguh, aku tidak bermaksud. aku hanya tidak tega dengan dia yang selalu muncul disaat aku sedih dan menunggu ku dengan kesabarannya. dia benar-benar mencintaiku dengan tulus, tapi aku malah merobek cinta itu.
setelah berjalannya waktu, akupun memutuskan untuk mengakhiri hubunganku dengan sahabatku. dan aku kembali sendiri, butuh waktu lama untuk melupakan dia. ternyata mencari pelampiasan itu malah menambah beban kita. jadi aku harap kalian jangan menjadikan lelaki lain sebagai pelampiasan kalian ya. rugi, tidak ada untungnya.
leganya diriku, saat mengetahui sahabatku itu mengerti kondisiku ini. diapun menerimanya dengan ikhlas walaupun aku tahu pasti hatinya sangat sakit. maaf.

Bulan berganti bulan, kini aku sudah menginjak kelas 9. dan tepat hari ini aku dapat melupakannya. tanpa ada beban sedikitpun. maka dari itu aku berani membuka kamu, catatan kehidupanku. karena aku sudah siap untuk menulis....sebuah lembaran baru.